Maniak layang-layang

14 01 2010


Setiap kali dengar lagu koesplus berjudul layang-layang, selalu saja pikiranku melayang mundur menuju kenangan masa kecil. Main layang-layang memang salah satu hoby yang terkadang membuat kita lupa waktu, lupa belajar dan lupa daratan. Lupa waktu menyebabkan lupa belajar trus menyebabkan daun telinga memerah sebagai bukti kasih sayang Bapak terhadap anaknya. (Hmmmm…smoga kau damai disana Pak). Lupa daratan? Yup, mata mlotot fokus ke angkasa, terkesima oleh tarian sang primadona, sementara kaki semakin cepat berpacu. Gak peduli mo nginjak gituan kerbau atau gituan orang…..

Jawa Pos edisi 8 Januari 2010

GLODAK – Karya : Khoiril Mawahib – Kaliwungu, Kendal

JAYUN – Karya : Candra Kusuma – Surabaya

LIK JABRIK – Karya : Ikhsan Dwiono – Semarang

MARKOPOK – Karya : Wahyu Siswanto – Lumajang

PENTOL – Karya : Joeliono – Surabaya


Aksi

Information

2 responses

30 09 2010
zextyne padhmo

Saya suka, saya suka liat, baca n menikmati karya2mu dan smua yg ada di kamu,
apalagi yg berhubungan dg memory Pct city…..
miss you………slalu

11 10 2010
kartunmania

mbaaaak…… kangeeeeen….🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: