Janda Tiga Anak

22 04 2010

Sedih…. 😦
Sudah ditinggal mati suami, tiga orang anaknya yang sukses berkarir di tiga instansi berbeda, ikut-ikutan “meninggalkan” ibu Pratiwi. Mereka sudah tidak peduli lagi tentang nasib ibunya yang notabene-nya adalah orang yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan, mengasuh dan mendidiknya. Saat mereka masih kecil, ketiganya sangatlah kompak dan menyayangi ibunya, tapi semakin tua semakin terlihat tanda-tanda ke-durhaka-an mereka….
Mereka lupa, siapa sebenarnya mereka…
Mereka lupa, bahwa mereka lahir dari dalam rahim ibu pratiwi…
Mereka lupa untuk apa mereka dilahirkan..
Mereka lupa untuk sekedar memberikan sembako kpd bundanya…
Mereka terlalu asik dengan jabatan dan uangnya..
Bahkan, mereka mungkin sudah lupa siapa tuhannya..
Atau mungkin, mereka sudah menciptakan agama baru dengan ‘uang’ sebagai tuhan-nya..
Wallohualam…
Hmm… sayup-sayup terdengar alunan lagu Iwan Fals

…Serdadu jangan mau disuap
Tanah ini jelas meratap
Serdadu jangan lemah syahwat
Ibu pertiwi tak sudi melihat.
.

yang bisa kartunmania lakukan, hanyalah berdoa semoga ketiga anak Ibu Pratiwi cepat menyadari kesalahannya sehingga ibunda Pratiwi tidak kleleran lagi… amin

Selamat hari Kartini saudari-saudariku semua…
Semoga anda mendapatkan kebahagiaan tanpa merasa berada di bawah derajad kaum pria..

Kartun dan Karikatur Koran Tempo, 11 April 2010

LOTIF – Karya : Beng Rahadian

Karya : Koes


Aksi

Information

4 responses

22 04 2010
orisogi

Bagus juga, tapi pake foto juga dong bro… Thanks.

22 04 2010
kartunmania

sory, maksudnya fotonya siapa❓

Trims, udah mampir gan…

22 04 2010
Miftahgeek

Ha, ha, pas mati biar tanggungan pajak ga kebawa2 yak😀

22 04 2010
kartunmania

Betul bro…
Bang Koes karikaturnya alus, tapi nylekit…
Tuh yg mau dihukum mati, tentunya kan penjahat…
Lha penjahat aja masih mikir utang pajaknya, tapi ketika pajak dibayar, malah banyak yang diembat oleh mbah-nya penjahat… 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: